Alfalah Darussalam

Akta Notaris No 35 Tgl 14 Oktober 2008, Ijin
Operasional No. KD.11.20/5.A/PP.00/2515/08

ALAMAT

Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 15/03, Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa Tengah

KONSULTASI

Untuk berkonsultasi dengan Ust. Ajib, silakan konfirmasi ke Customer Service terlebih dahulu

JAM KERJA

Senin - Sabtu

Pukul: 08.00 - 16.00 WIB

Untuk respon cepat, silahkan menghubungi kami pada hari dan jam kerja di atas.

5 Cara Menghadapi Suami Yang Cuek

Kumpulan Artikel Pengasihan » 5 Cara Menghadapi Suami Yang Cuek

5 Cara Menghadapi Suami Yang Cuek - Sewaktu masih dalam masa pacaran, kedua pasangan menunjukkan kasih sayang yang besar, perhatian pada kekasihnya, dan mau melakukan apapun yang diinginkan oleh pasangannya, terutama para pria.

Mereka pasti berusaha semaksimal mungkin agar kekasihnya mencintainya dan menyayanginya. Kedua pasangan saling memahami, dan saling mengalah untuk menunjukkan perasaan cintanya pada kekasihnya.

Namun, ketika sudah memasuki fase pernikahan, banyak yang mengalami penurunan dan memudarnya perasaan cinta pada kekasih. Suami yang dulunya dikenal sebagai sosok yang selalu mengayomi istri, mengalah setiap ada perdebatan. Setelah menjalani hidup bersama istrinya kini berubah menjadi pribadi yang cenderung egois, dan cuek terhadap istrinya.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan sang suami menjadi pribadi yang cuek. Diantaranya yaitu tanggung jawab yang semakin besar. Saat masa pacaran sang pria mungkin tidak memikirkan tentang tanggungan membayar listrik, tuntutan untuk membiayai sekolah anaknya, dan tanggung jawab lainnya. Setelah ia berkeluarga dia merasakan tekanan yang besar, sehingga memicu pudarnya rasa sayang pada istri dan berubah menjadi pribadi yang cuek.

Suami yang cuek memang sangat menyebalkan. Anda sebagai istri akan merasa jengkel ketika suami diajak bicara dan suami tidak mendengarkannya dengan baik. Meskipun fisiknya ada bersama anda, namun pikirannya terbagi dimana-mana, mungkin dia terlalu memikirkan pekerjaannya atau apapun itu.

Disaat situasi suami dalam kondisi seperti ini, anda sebagai istri mempunyai peranan untuk mengembalikan perasaan cinta suami anda. Anda tidak boleh seluruhnya menyalahkan suami anda, justru anda harus bisa memahami situasi yang dialami suami anda. Anda bisa menghadapi suami anda yang cuek dengan cara-cara dibawah ini.

Inilah cara untuk menghadapi suami yang cuek

1. Menambah Perhatian Pada Suami

Dalam sebuah survei menyebutkan bahwa pasangan yang berubah menjadi cuek berarti menginginkan perhatian lebih pada kekasihnya.

Cobalah anda perhatikan diri anda terlebih dahulu, apakah anda sudah memberi perhatian yang baik pada suami anda? Barangkali perubahan sikap dari suami anda adalah akibat dari sikap anda yang kurang perhatian pada suami anda, sehingga suami anda menjadi cuek agar mendapatkan perhatian anda.

"Jangan menjadi istri yang selalu “sewot” pada suami saat dia kurang perhatian kepada anda, tunjukkanlah bahwa anda juga bisa berbuat romantis pada suami anda"

Dengan cara tersebut suami yang cuek perlahan akan menjadi penyayang seperti saat anda masih berpacaran.

2. Membangun Komunikasi

Komunikasi selalu menjadi pondasi paling utama dalam membangun hubungan yang baik. Kapan anda terakhir berkomunikasi, ngobrol santai dengan suami? Jika itu sudah beberapa hari yang lalu sebelum suami anda menjadi cuek, ajaklah dia ngobrol santai, tentunya dengan komunikasi yang baik, jangan terlalu “cerewet” saat ngobrol, barangkali ini menjadikan suami anda cuek pada anda.

Kebanyakan pria tidak begitu suka dengan perempuan yang cerewet, suka ngomel-ngomel tidak jelas.

Berikanlah ruang yang bagus dalam berkomunikasi dengan suami anda agar dia merasa nyaman dengan anda. Dengan komunikasi yang baik, maka hubungan akan menjadi baik.

3. Memaafkan Suami

Suami yang cuek pada istrinya terkadang karena istrinya yang terlalu ingin menang sendiri, selalu ingin menang dalam sebuah perdebatan.

Lihatlah diri anda, apakah anda termasuk istri yang seperti itu? Jika iya, maka ubahlah sikap anda. Jika suami anda melakukan kesalahan, jangan memarahinya, yang namanya manusia pasti juga pernah berbuat kesalahan.

4. Bersabar

Sikap suami yang egois dan tidak mau mendengarkan perkataan anda mungkin akan menjadikan anda jengkel, namun perlu anda ingat bahwa api jangan dibalas dengan api. Dari pada anda ikut larut dalam keegoisan lebih baik anda mengalihkan pembicaraan yang lebih baik saja, misalnya tentang perkembangan anak, atau tentang orang tua kalian berdua.

"Ketika anda memutuskan maju kejenjang pernikahan, maka sejak itu pula anda wajib memahami pasangan anda. Sabar, ikhlas, dan memaafkan adalah diantara sikap yang harus senantiasa dijaga."

5. Menggunakan Minyak Penakluk Pasangan

Minyak Pengasihanan Penakluk Cinta Pasangan merupakan merupakan minyak yang dikhususkan untuk menambah eratnya rasa cinta dan kasih sayang suami istri. Bisa juga digunakan bagi siapa saja yang status hubungannya benar-benar serius untuk melanjutkan kepernikahan.

Minyak Pengasihanan Penakluk Cinta Pasangan ini dibuat dan mempunyai fungsi sebagai berikut:

  • Meluluhkan/menaklukkan hati suami atau istri
  • Membuat rindu dan selalu ingin bertemu
  • Mengaktifkan pancaran aura ketampanan/kecantikan/inner beauty
  • Memancarkan daya tarik, daya pikat, dan daya pesona yang luar biasa
  • Dipermudahkan dalam segala urusan percintaan, karier, dan kesuksesan
  • Membersihkan aura negatif
  • Mengembalikan suami/istri yang berpaling
  • Membangkitkan rasa percaya diri
  • Meredam amarah/kemarahan suami atau istri
  • Membuat pelanggan senang dengan kita
  • Suami/isteri atau kekasih khianat akan segera sedar

Insya Allah, setelah Anda memiliki Minyak Pengasihanan Penakluk Cinta Pasangan ini baik dengan datang langsung maupun secara jarak jauh, Anda langsung bisa memakai dan merasakan khasiatnya.

jika anda serius ingin memiliki minyak pengasihan penakluk pasangan ini, anda bisa menghubungi customer service kami, atau jika anda ingin mengetahui lebih banyak tentang minyak pengasihan silahkan

KLIK DISINI

 

 

CUSTOMER SEVICE

CS. I (MH. Shodiq)

089 680 708 282
089 680 708 282
089 680 708 282
D4A6D2FA
081 328 131 411
081 328 131 411
membukabatin@gmail.com

CS. II (Mutia)

089 668 981 114
089 668 981 114
089 668 981 114
D42902C8
085 784 305 056
085 784 305 056
membukabatin@gmail.com